25 April 2012

It's Almost Three Years


Halo semuanya. Terimakasih sudah mampir ke blog sederhana hanaruhanaru.blogspot.com

Tak terasa ternyata pada November 2012 nanti akan menjadi perayaan tiga tahun blog 365 Days of Hope. Aku senang dan juga sedih. Galau (?) dan bahagia. Suka dan duka. Banyak kejadian yang aku temukan dengan blogging. Rasanya ingin meneteskan air mata. #lebay...

Awalnya aku nge-blog gara-gara disuruh sama sekolah. Tapi setelah itu, blogku langsung tak terurus bagai padang gurun yang kering. Setelah itu, aku membaca komik "I am Here" dari Ema Tomaya. Dan akhirnya aku terinspirasi untuk menghidupkan kembali blog aku. Dengan dibantu google dot com, dan teman-teman blogger, kemudian aku mencari berbagai informasi tentang blogger. Mulai dari cara memperbanyak pengunjung, menambah gadget macam-macam, mengganti belasan template, dll. Setelah selesai dengan berbagai hal ribet itu, aku mulai gila!

Iya, aku gila. Because what? Karena aku mulai pamer-pamer tak jelas. Aku nyuruh teman-teman satu kelas untuk ngeliat blogku yang, jujur, masih hancur-hancuran. Yang paling hancur adalah teman aku masih baiknya bilang, "keren kali blog kamu." #OMG. Mungkin saat itu aku senang sekali, tapi entah kenapa saat ini, aku merasa jijik.

Dan setelah aku kecanduan game-game facebook. Aku mulai mengeluarkan artikel tentang game dan lain sebagainya. Dan ternyata ada yang melihatnya! LOL. Setelah berbagai macam musim, tibalah musim Korea (?). Indonesia dilanda drama Korea. Dan aku juga. Kemudian aku mengeluarkan artikel tentang lirik drama Heartstring. Dan saat itulah, aku benar-benar bangga. Walaupun jumlah pembacanya hanya dan hanya, mungkin hanya 2% dari pembaca blog terkenal lainnya, yakni dua ribu pageviews, tapi aku benar-benar bahagia. Because what? Karena hanya itulah, satu-satunya artikel yang kumiliki dari seratus empat puluh artikel lainnya yang memiliki jumlah pageviews lebih dari seribu. #OMG

Kemudian setelah itu, karena puas dengan jumlah pageviews yang banyak tersebut. Aku meluncurkan artikel tentang sekolah dan pengetahuan, seperti Annelida dan Mollusca. Awalnya aku memang sengaja untuk menulis-nulis tentang hal tersebut di komputer sebagai bentuk 'belajar' ala sendiri. Kemudian iseng-iseng meluncurkannya ke blog. Dan ternyata, syukurlah, mempunyai jumlah pageviews yang menurut aku lumayan.

Dengan berbagai macam kejadian itulah, aku akhirnya bisa sampai ke tahap yang ini (?). Walau memang rasanya tidak ada kehidupan cemerlang di masa depan dengan blog yang satu ini, tapi aku akan tetap menulis. Karena tentunya masih ada yang akan melihat salah satu artikelku. Betul? #hope


Akhir kata, rasanya sungguh memalukan. Biasanya orang-orang akan membagikan hadiah menjelang hari setahun blognya atau apapun itu. Dan maaf sekali bahwa hanaruhanaru.blogspot.com masih belum bisa memberikan hadiah giveaway seperti itu. Tapi, beberapa bulan lagi, tepatnya di bulan ulang tahun ketiga tersebut, aku akan membuat sebuah badge, yang bisa kamu ambil jika kamu mau. Bukan sesuatu yang sangat berharga pastinya. Hanyalah sebuah gambar yang bisa kamu pajang di blog kamu.  :)

Aku ingin mengucapkan salam terima kasih kepada orang-orang dan benda-benda dibawah ini :
  • Terimakasih banyak untuk para follower aku yang ternyata sudah berjumlah 62 orang yang awalnya cuma satu yaitu aku sendiri... :D
  • Terimakasih pada Riandi Oktavian dan Marmut, orang pertama yang mengomentari blog aku. Dan saat itu, mungkin aku sudah ketawa bahagia terguling-guling melompat di lantai. Karena saking sepinya blog aku, satu komentar itu sangat berharga banget. Dan rasanya ada yang ketinggalan, ada beberapa artikel yang sudah kuhapus, jadi mungkin ada komentar lain yang ketinggalan.
  • Terimakasih juga sama teman-teman sekolah aku, yang sudah mau mampir ke blog aku setelah dipaksa-paksa terus. Thanks buat kritik dan sarannya saat itu tentang penampilan blog aku, walaupun isinya benar-benar tidak penting untuk dilirik sama mereka saat itu. #OMG
  • Terimakasih juga buat komikus Ema Toyama. Karena berkat salah satu komiknya berjudul "I am Here", aku terinspirasi untuk membuat blog. Walaupun awalnya itu merupakan blog diari yang kalau dibayang-bayang lagi, sungguh memalukan. Karena isinya cuma beberapa kalimat, persis diari asli. 
  • Terimakasih juga buat seorang guru komputer yang sudah kulupakan namanya, dan sekolah aku. Karena berkat mereka, aku bisa membuat blog. 
  • Terimakasih juga buat Google dot com dan teman-teman sesama blogger (?), dan kawan lainnya. Karena berkat mereka, aku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan seputar blog, template blog, dsb.


Terimakasih. Terutama untuk teman sekelasku yang lama dari kelas 5-O,dan 6-O. There's someone I admire a lot. :D

Lanjut Baca »

24 April 2012

Tempat Makan Medan

Medan juga punya wisata kuliner yang tak kalah menariknya dibandingkan dengan kota-kota lain. Tak hanya makanan khas Medan tetapi ada juga khas kota lain seperti Padang yang sering ditemui di kota Medan.

Nah, jika kamu sedang berlibur di kota Medan ataupun memang orang kota Medan. Aku punya beberapa daftar tempat makan. Tempat makan tersebut bukan restauran tapi merupakan sarangnya kedai-kedai makanan, pokoknya tempat nongkrongnya penjual makan.

Oke. Mari mulai.

Jalan Roserizal

Di jalan yang satu ini kamu bisa menemukan belasan penjual makanan. Ada bebek panggang, Bihun Ikan, Bubur Sapo, dan pastinya masih banyak lagi deh yang enak.

Komplek Asia Mega Mas

Sepertinya kamu tidak asing lagi deh mendengar nama yang satu ini. Bukan hanya makanannya saja, tetapi disini juga tempat berbelanja malam. Makanannya juga sangat bervariasi, berbeda di tiap-tiap tempat. Ada yang jual takoyaki, Chinese Food, Cane, dan nasi goreng.

Nah, sampai sini dulu yah. Masih banyak lagi lho! Tapi berhubung perlu mencari objek lain, maka post ini tertunda sampai sini... :)

Lanjut Baca »

17 April 2012

Video Unik Sarah


Selamat sore semuanya.

Senangnya kembali mengoceh di blog sendiri setelah menulis berbagai artikel tentang pengetahuan (knowledge).

Kali ini aku, sang penulis, menemukan video unikya Sarah. Siapa sih Sarah ini?? Maaf sekali. Maaf karena walaupun aku sudah berkutet sekian lama di internet tapi belum juga menemukan identitas lengkap tentang si Sarah. Jadi, Sarah Ellen seorang gadis berumur 14 tahun (?) yang berasal dari Sidney, Australia. Ibunya seorang Filipino dan ayahnya (?). Dan data yang tadi itu tidak benar keasliannya, karena aku mendengarnya di akun Youtubenya dengan pendengaran orang Indonesia. Hehhee...

Apa sih yang Sarah lakukan sehingga dia bisa disebut unik? Dia tak sekocak Sule, tak selucu Raditya Dika, ataupun sehebat Demian. Tapi bakat uniknya memberikan kesan tersendiri. Sarah bisa memainkan alisnya secara lancar, whatever, dia bisa menaikkan satu dan kedua alisnya secara bergantian. Dan juga membuat alisnya menari-nari di wajahnya yang cantik.

Jangan ketinggalan untuk menontohnya. Karena sudah lebih dari 30 juta orang menontonnya!

Berikut videonya...


Dan jika kamu ingin melihat-lihat sebentar tentang dia, ini ada link facebooknya : (klik kanan, go to) http://www.facebook.com/OfficialSarahEllen
Lanjut Baca »

16 April 2012

Daerah Aliran Sungai (DAS)

Kumpulan sungai pada suatu sistem cekungan dengan aliran keluar atau muara tunggal membentuk Daerah Aliran Sungai (DAS). Daerah Aliran Sungai adalah wilayah tampungan air yang masuk kedalam wilayah air sungai. Batas wilayah DAS diukur dengan cara menghubungkan titik-titik tertinggi diantara wilayah aliran sungai yang satu dengan yang lain.

Sekitar delapan juta hektar lahan 36 DAS di Indonesia kini berada dalam kondisi kritis. Sebagian areal hutan, khususnya daerah hulu sungai telah berubah menjadi semak belukar, bahkan gundul. Sampai sekarang kerusakan DAS terus berlangsung.

Masalah DAS di Indonesia kini kebanyakan terpusat pada banjir yang berulang kali menimpa areal yang terjadi di daerah bawah. Hal itu tidak hanya menyebabkan produktivitas tanah menurun, tetapi juga menimbulkan masalah pengendapan lumpur pada waduk, saluran irigasi, dan projek tenaga air. Hal ini merupakan akibat dari penggunaan tanah yang tidak tepat, seperti sitem perladangan berpindah dan pertanian lahan kering, tanpa perlakuan konservasi yang tepat dan tidak mengikuti pola tata guna tanah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi DAS adalah iklim, jenis batuan yang dilalui DAS, dan banyak sedikitnya air yang jatuh ke alur pada waktu hujan. Sedangkan cepat atau lambatnya air hujan terkumpul di alur sangat tergantung pada bentuk lereng DAS. Di dalam wilayah daerah aliran sungai terdapat bentukan alam seperti meander, dataran banjir, dan delta.

Perhitungan banyaknya hujan di DAS, dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara berikut.
  1. Metode Isohyet, digunakan kalalu luas DAS lebih besar dari 5.000 km2. Isohyet adalah garis dalam peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai jumlah curah hujan yang sama selama suatu periode tertentu.
  2. Metode Thiessen. digunakan kalau bentuk DAS tidak memanjang dan sempit, dengan luas antara 1.000-5.000 km2.
Daerah-daerah aliran sungai, dibagi menjadi 3 yaitu di daerah hulu sungai, daerah tengah sungai, dan di daerah hilir sungai. Biasanya, DAS di hulu sungai berbukit-bukit dengan lerengnya curam sehingga banyak ditemukan perkebunan, atau hutan yang merupakan daerah penyangga. Di sekitar aliran sungai banyak pemukiman penduduk.

DAS di bagian tengah sungai, keadaannya relatif landai sehingga jalur transportasi dan komunikasinya relatih mudah. Daerah ini merupakan aktivitas penduduk, seperti pertanian, perdagangan, perindustrian, dan merupakan pusat-pusat pemukiman penduduk. Di daerah hilir sungai, DAS merupakan daerah yang landai dan subur. Maka dari itu, daerah ini banyak dimanfaatkan untuk pemukiman dan areal pertanian (misalnya, areal tanaman padi, jagung, dan tanaman kelapa).
Lanjut Baca »

Potensi Air Perrmukaaan & Air Tanah

Air tanah adalah bagian air yang berada pada lapisan di bawah permukaan tanah. Kedalaman air tanah tidak sama pada setiap tempat. Hal ini tergantung pada tebal tipisnya permukaan diatasnya dan kedudukan lapisan air tanah tersebut. Kedalaman air pada sumur-sumur yang digali merupakan cerminan kedalaman air tanah pada suatu tempat. Permukaan yang merupakan bagian atas dari tubuh air itu disebut permukaan preatik. Volume air yang meresap ke dalam tanah tergantung pada jenis lapisan batuannya. Berdasarkan kenyataan tersebut terdapat dua jenis lapisan batuan utama, yaitu lapisan kedap (impermeable) dan lapisan tak kedap air (permeable).

  1. Lapisan kedap (impermeable).
    Kadar pori lapisan kedap atau tak tembus air sangat kecil, sehingga kemampuan untuk menersukan air juga kecil. Kadar pori adalah jumlah ruang di celah butir-butir tanah yang dinyatakan dengan bilangan persen. Contoh lapisan kedap, yaitu geluh, napal, dan lempung. Permukaan lapisan lempung menghisap air hingga jenuh. Tetapi, setelah itu air tidak akan terhisap lagi sehingga semua air akan dialirkan, atau bila keadaan permukaan tanah tak memungkinkan, air akan tergenang.
  2. Lapisan tak kedap (permeable).
    Kadar pori lapisan tak kedap air atau tembus air cukup besar. Oleh karena itu, kemampuan untuk meneruskan air juga besar. Air hujan yang jatuh di daerah ini akan terus meresap ke bawah sampai berhenti di suatu tempat setelah tertahan oleh lapisan yang kedap. Contoh lapisan tembus air adalah pasir, padas, kerikil, dan kapur. Lapisan-lapisan ini merupakan tempat-tempat persediaan air yang baik karena merupakan tempat berkumpulnya air sehingga pada lapisan-lapisan atas terbentuk tubuh air. Bagian atas tubuh air ini disebut permukaan preatik, yang tinggi permukaannya dinyatakan oleh tinggi air tanah dalam sumur. Batuan kapur sebenarnya hanya berpori-pori kecil, tetapi karena mempunyai celah-celah (diaklas), maka batuan kapur dapat menyimpan dan meneruskan air.

Diantara kedua jenis lapisan tersebut, yakni lapisan kedap dan lapisan tak kedap, terdapat peralihan yang merupakan variasi dari dua jenis lapisan tersebut. Keadaaan air tanah dan posisinya pada lapisan tak kedap dapat mempengaruhi gerak aliran air tersebut. Jika lapisan yang kurang kedap terletak diatas dan dibawah suatu tubuh air, maka akan dihasilkan suatu lapisan penyimpanan air yang disebut air tanah tak bebas.

Tekanan air yang timbul dari air tanah tak bebas tergantung pada perbedaan tinggi antara suatu tempat dengan daerah tangkapan hujannya. Pada daerah yang letak permukaan air tanahnya lebih rendah dari permukaan air tanah pada daerah tangkapan hujannya, air akan memancar keluar dari sumur yang dibor. Sumur yang demikian disebut sumur artesis. Nama artesis sendiri berasal dari kata artois (bahasa Prancis). Di daerah Artois pada abad pertengahan orang membuat sumur-sumur yang kadang-kadang dalamnya mencapai ratusan meter, dan di sana sering dijumpai air memancar dari lubang-lubang sumur yang dibor. Air yang keluar dari daerah inilah yang disebut sebagai air artesis / artois.

Air artesis sangat penting artinya bagi daerah-daerah yang kondisi alamnya kering seperti pada daerah beriklim arid (panas) dan semi arid (semi panas). Beberapa daerah air artesis yang terkenal adalah : daerah padang rumput (prairie) antara Pegunungan Rocky dan Sungai Mississipi (Amerika Serikat), terkenal dengan nama Sinklin batu pasir Dakota, dan daerah cekungan artesis di Australia Tenggara, terletak di daerah aliran Sungai Darling dan Sungai Murray. Air artesis disini dapat memberikan 8.000.000 m3 air per hari.

 

Penampang Air Tanah


Air tanah freatik terdapat pada formasi lapisan batuan porous yang menjadi pengikat air tanah dengan jumlah cukup besar. Kedalaman lapisan freatik tergantung pada ketebalan lapisan-lapisan batuan diatasnya. Jika lapisan freatik menjumpai retakan atau patahan, maka air akan keluar kepermukaan dan awalnya sering membawa endapan air.
Untuk menjaga agar kelestarian air tanah di lingkungan kita tetap terjamin, maka perlu dicegah hal-hal berikut.
  • Penggunaan air tanah yang berlebihan oleh pengusaha untuk keperluan industri perlu dicegah, karena akan mempercat penurunan volume air tanah.
  • Kepadatan penduduk dan pemukiman yang berlebihan juga harus dicegah, karena berkaitan dengan membesarnya konsumsi air tanah.
  • Peraturan yang ditetapkan pemerintah agar ditaati dalam pemanfaatan air tanah (tawar) didaerah pantai, agar tidak terjadi perluasan.
  • Perusakan hutan dan lahan penghijauan harus dicegah agar tidak menimbulkan ketimpangan tata air. 
  • Konversi atau perubahan penggunaan lahan dalam suatu daerah aliran sungai harus diperhitungkan dampak dan manfaatnya.
  • Pelaksanaan Analisis Mengenai Dampak Lingungan (AMDAL) diperketat, khususnya terhadap air tanah, terhadap rencana pembangunan.
  • Pembuangan / kontaminasi limbah terhadap air tanah agar dihindarkan, biak limbah dosmetik (dari masyarakat) maupun limbah industri.

 Pemanfaatan Air Tanah

Beberapa wilayah di Indonesia mempunyai kandungan air tanah yang potensial. Hal ini disebabkan antara lain karena :
  • Intensitas curah hujan yang cukup tinggi, rata-rata lebih dari dua ribu mm/tahun.
  • Besarnya populasi tumbuh-tumbuhan penutup daratan lebih kurang 41.580 jenis dan sekitar 75% berupa lahan kehutanan.
  • Sejak dahulu Indonesia dikenal sebagai negara agraris, sehingga aneka jenis tanaman turut memperbesar absorbsi terhadap air permukaan.
Dengan kandungan air tanah yang potensial tersebut, maak air tanah dapat dimanfaatkan untuk keperluan kehidupan. Secara umum, air di alam yang paling bersih dan paling sehat untuk diminum, masak, mandi, dan cuci adalah air tanah. Hal ini disebabkan karena dalam perjalanan air diserap tanah / batuan terjadi proses penyaringan, pembersihan, dan penetralan derajat keasamannya.

Pemanfaatan air tanah dapat dilakukan dengan mudah yakni, dengan menggali atau mengebor lapisan tanah. Untuk pemanfaatan air tanah tertekan, dapat dilakukan dengan teknologi pengeboran, sehingga muncul air artesis yang bermanfaat untuk berbagai keperluan hidup dan budaya, misalnya untuk keperluan industri dan pertanian.

Pada musim kemarau panjang, sungai-sungai besar seperti Sungai Musi, Sungai Batanghari, Sungai Mahakan, Sungai Kapuas, dan Sungai Membrano setiap harinya memuarakan air jutaan meter kubik ke laut. Dari mana air itu berasal? Air sungai permanen, salah satunya berasal dari mata air yang banyak terbentuk diderah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) yang masih lebat hutannya.

Sungai-sungai permanen yang volume airnya relatif tetap dimanfaatkan untuk pengairan, perhubungan, dan objek wisata. Karena itu air tanah harus dilestarikan ketersediaannya di dalam tanah. Salah satu cara melestarikan air tanah adalah dengan membuat sumur resapan.



Lanjut Baca »