22 Maret 2012

Platyhelminthes dan Nemathelminthes

 PLATYHELMINTHES 

Ciri-ciri dan sifat :
  • Hidup bebas di air laut, air tawar dan ada yang hidup parasi
  • Tubuh pipih, simetri bilateral
  • Tidak mempunyai sistem peredaran dan alat respirasi
  • Sistem pencernaan belum sempurna, berupa sistem gastrovaskuler
  • Alat ekskresi berupa sel api (flame cell)
  • sistem saraf tangga tali yang terdiri dari sepasang ganglion otak (simpul saraf) dengan saraf-saraf tepi.
  • Bersifat hermaprodit, melakukan perkawinan silang, pembuahan terjadi didalam tubuh.
  • Digolongkan hewan Triplobastik aselomata
Klasifikasi
  1. Turbellaria (cacing berbulu getar)
  2. Trematoda (cacing isap)
  3. Cestoda (cacing pita)

Turbellaria
Planaria :
  • Hidup bebas di air tawar
  • Tubuh pipih dengan ukuran 5mm-25mm
  • Mempunyai silia di bagian ventral tubuh
  • Mempunyai sepasang bintik mata
  • Sistem pencernaan masih sederhana terdiri dari mulut, faring, usus yang bercabang tiga
  • Reproduksi aseksual dengan fragmentasi dan secara seksual dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma
Trematoda 
  1. Fasciola hepatica :
    • Hidup parasit pada hati ternak seperti sapi, domba, dan kambing
    • Bentuk tubuh seperti daun, pipih, tidak punya silia, diselubungi kutikula
    • Ukuran tubuh panjang 2-5cm. lebar 1cm
    • Sistem pencernaan masih sederhana, mempunyai dua alat penghisap (sucker) yaitu satu disekitar mulut untuk mengisap makanan dan satu lagi dibawahnya untuk melekatkan diri pada tubuh inang.
  2. Clonorchis sinensis :
    • Hidup parasit pada hati manusia
    • Mempunyai dua hospes perantara, yaitu siput air tawar dan ikan air tawar
    • Terinfeksi karena makan daging ikan mentah
    • Dijumpai di Cina, Jepang, Korea, dan Vietnam
  3. Fasciolopsis buski
    • Hidup parasit pada usus manusia, anjing, dan babi
    • Larva pada siput, dan metaserkaria pada tanaman air
    • Dijumpai di Cina dan India
  4. Paragonimus westermani :
    • Hidup parasit pada paru-paru manusia
    • Larva pada siput, dan metaserkaria pada udang air tawar
    • Dijumpai di Cina, Jepang, Filipina, India, Afrika, Peru, New Guinea
  5. Schistosoma japonicum :
    • Cacing darah yang hidup dalam pembuluh darah balik perut manusia, babi, sapi, biri-biri, binatang pengerat
    • Cacing jantan mempunyai ukuran lebih besar dari cacing betina


Cestoda 
  1. Taenia saginata :
    • Hidup parasit pada saluran pencernaan manusia dengan hospes perantara sapi
    • Bentuk tubuh pipih panjang menyerupai pita (8-10m)
    • Tubuh terdiri dari :
      • Kepala (scolex) yang mempunyai 4 alat pengisap untuk melekatkan diri
      • Leher (collum)
      • Strobila yang terdiri dari segmen-segmen yang disebut proglotid, dimana proglotid yang terdepan adalah yang termuda dan berukuran kecil
    • Setiap proglotid dapat dianggap sebagai satu individu karena terdapat gonad yang terdiri dari testis dan ovarium
    • Tidak mempunyai mulut dan alat pencernaan, penyerapan makanan melalui seluruh permukaan tubuh
  2. Taenia solium :
    • Hidup parasit pada saluran pencernaan manusia dengan hospes perantara babi
    • Pada kepala mempunyai empat alat pengisap dan alat-alat kait dari zat kitin yang disebut rostelum untuk mengaitkan diri pada dinding usus manusia
  3. Echinococcus granolosus : hidup parasit pada usus anjing dengan hospes perantara ternak
  4. Diphyllobothrium latum : hidup parasit pada manusia dengan hospes perantara ikan
  5. Diphyllobothrium ranarum : hidup parasit pada manusia dengan hospes perantara katak

NEMATHELMINTHES

Ciri-ciri dan sifat :
  1. Hidup bebas di air, tanah, dan ada yang hidup parasit
  2. Bentuk tubuh bulat panjang, simetri bilateral tidak bersegmen, dan dilapisi kutikula
  3. Ukuran bervariasi dari mikroskopik sampai ukuran besar
  4. Tidak punya alat respirasi
  5. Sistem pencernaan lebih sempurna : mulut, faring, usus, dan anus
  6. Sistem ekskresi terdiri atas dua saluran lateral yang bermuara disebuah lubang di bagian ventral
  7. Tidak punya alat transportasi tetapi mempunyai cairan yang mirip darah
  8. Mempunyai alat kelamin terpisah dimana cacing jantan lebih kecil dari cacing betina
  9. Digolongkan hewan tripoblastika pseudoselomata karena dinding tubuhnya berlapis tiga, tetapi mempunyai rongga tubuh semu
Klasifikasi
  1. Porifera
  2. Nematomorpha
  3. Nematoda
Nematoda
  • Ascaris lumbricoides :
    • Hidup parasit pada usus halus manusia
    • Ukuran tubuh cacing betina 20-40cm, cacing jantan 10-15cm, dengan ujung ekor membengkok
    • Sepanjang tubuh terdapat empat garis longitudinal
    • Pada ujung anteriol terdapat mulut dengan tiga buah bibir dan pada ujung posteriol terdapat anus
  • Ancylostoma duodenale :
    • Hidup parasit pada usus manusia
    • Ukuran tubuh 1-1,5cm
    • Pada mulut dilengkapi dengan alat kait untuk mengaitkan diri pada usus inang
    • Cacing mengisap darah sehingga dapat menyebabkan anemia
  • Necator americanus  : cacing tambang yang dijumpai di Amerika Tengah
  • Oxyuris vermicularis
    • Hidup parasit pada usus besar manusia
    • Ukuran tubuh cacing betina : 9-12mm, cacing jantan :3-5mm
    • Menyebabkan penyakit Oxyuriasis (kremian)
    • Infeksi dapat terjadi secara autoinfeksi yaitu cacing betina yang akan bertelur pada malam hari aan bergerak ke anus untuk meletakan telurnya sehingga timbul rasa gatal dan digaruk maka telur akan melekat pada kuku jari dan dapat tertelan kembali oleh penderita
  • Wuchereria bancoftri :
    • Hidup dalam pembuluh getah bening manusia
    • Masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Culez yang mengandung mikrofilaria
    • Dalam jumlah banyak, cacing ini dapat menyumbat pembuluh getah bening sehingga terjadi penyakit Elefantiasis / Filariasis / Penyakit kaki gajah
  • Trichinella spiralis
    • Cacing dewasa hidup pada usus inang
    • Kista terdapat pada otot lurik karnivora atau omnivora
  • Cacing Loa :
    • Hidup parasit pada jaringan bawah kulit manusia
    • Cacing dapat berpindah dari satu jaringan ke jaringan yang lainnya, dan dapat juga menyerang mata
  • Heterodera radicicola : hidup parasit pada akar tanaman
  • Onchocerca vulgaris : dapat menyebabkan kebutaan

Dapatkan pengetahuan tentang IPA dan IPS di Knowledge

Lanjut Baca »

Coelenterata

Ciri-ciri dan sifat:
  1. Umumnya hidup dilaut, tetapi ada juga yang hidup di air tawar.
  2. Tubuh bersel banyak, simetri radial.
  3. Tubuh terdiri dari dua lapisan yaitu:
    • Lapisan ektoderm : dijumpai adanya sel knidoblast (nematoblast) yang didalamnya terdapat alat penyengat yang disebut nematokist.
    • Lapisan endoderm : yang berfungsi sebagai usus. Diantara kedua lapisan tersebut terdapat mesoglea.
  4. Mempunyai rongga gastrovaskular yang berfungsi sebagai saluran pencernaan
  5. Mempunyai dua bentuk tubuh, yaitu:
    • Polip : hidup soliter atau berkoloni, bentuk seperti vas  bunga, melekat didasar perairan.
    • Medusa : hidup berkoloni bentuk seperti payung atau mangkuk, dengan tentakel yang menjulur, dapat bergerak bebas dalam air, dapat menghasilkan gamet jantan dan betina.
  6. Respirasi dan ekskresi secara difusi melalui permukaan tubuh. 
  7. Reproduksi aseksual dengan membentuk tunas, dan secara seksual dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi larva bersilia yang disebut planula.

Klasifikasi :
  1. Hydrozoa
  2. Scyphozoa
  3. Anthozoa
Hydrozoa
  • Hydra :
    • Hidup soliter di air tawar
    • Struktur tubuh : 
      • Bentuk polip, panjang tubuh 1mm-2mm,
      • Rongga mulut dihubungkan dengan rongga gastrovaskular oleh suatu saluran yang dikelilingi oleh sel yang tersusun membentuk kerucut yang disebut hipostom.
    • Lapisan luar tubuh terdiri dari beberapa tipe sel yaitu :
      • Sel epiteliomuskular : untuk kontraksi dan untuk penyokong tubuh
      • Sel sengat : untuk melumpuhkan mangsa
      • Sel saraf : untuk koordinasi
      • Sel indra : untuk sensoris
      • Sel interstitial
      • Sel kelamin : bersifat hermaprodit
    • Lapisan dalam tubuh terdiri dari beberapa tipe sel yaitu:
      • Sel kelenjar : untuk menghasilkan enzim pencernaan
      • Sel pencerna : untuk mencernakan makanan
      • Sel epiteliomuskular
      • Sel indra
      • Sel saraf
      • Sel interstitial
    • Reproduksi aseksual dengan membentuk tunas, dan secara seksual dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma yang terjadi dalam tubuh (fertilisasi internal)
    • Mempunyai daya regenerasi yang besar.
  • Obelia :
    • Hidup berkoloni di laut
    • Tubuh terdiri dari dua bagian yaitu:
      • Hidrorhiza : bagian untuk melekatkan diri pada dasar perairan
      • Hidrokauli : bagian percabangan yang terdiri dari:
      • Hidran : polip pemangsa yang mempunyai tentakel dan knidoblast.
      • Gonangium :polip reproduksi yang menghasilkan medusa.
    • Reproduksi mengalami metagenesis, secara aseksual dengan membentuk tunas yang akan menjadi medusa oleh gonangium, dan secara seksual dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma yang terjadi diluar tubuh (fertilisasi eksternal)

Scyphozoa
Aurelia aurita (ubur-ubur kuping) :
  • Banyak dijumpai dipantai
  • Bentuk tubuh seperti mangkuk dan transparan
  • Sebagian besar terdapat sebagai medusa sedangkan bentuk polip hanya terdapat pada tingkat larva.
  • Reproduksi mengalami metagenesis, secara aseksual dengan tunas yang akan menjadi medusa, dan secara seksual dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma

Anthozoa
  • Anemon laut :
    • Hidup sebagai polip, tidak mempunyai bentuk medusa
    • Ujung mulut dikeliling oleh tentakel yang mempunyai nematokist.
    • Disepanjang kerongkongan terdapat sekat-sekat bersilia yang disebut sifonoglifa yang berfungsi sebagai alat pernapasan.
    • Reproduksi aseksual dengan membentuk tunas, dan secara seksual dengan pembuahan sel telur oleh sel sperma.
  • Koral / karang :
    • Koloni hewan ini membentuk massa yang kaku dan kuat.
    • Polip hewan ini menghasilkan rangka dari kalsium karbonat pada dasar dan sekeliling tubuhnya, koral yang mati rangka kapurnya menjadi batu karang.
    • Ada tiga tipe karang yaitu :
      • Karang pantai / terumbu karang pantai
      • Karang penghalang / karang sawar
      • Karang atol

Peranan coelenterata bagi kehidupan manusia :
  • Untuk melindungi pantai dari hantaman ombak
  • Tempat perlindungan dan berkembangbiak dari berbagai jenis ikan
  • Untuk perhiasan
  • Untuk bahan kapur
  • Untuk bahan kosmetik
  • Sebagai taman laut untuk tempat pariwisata

Lanjut Baca »

Annelida

Ciri-ciri dan sifat :
  1. Hidup di darat, air, dan ada yang parasit
  2. Bentuk tubuh bulat panjang, simetri bilateral, bersegmen-segmen seperti gelang yang disebut somit yang bersifat metamerik, epidermis dilapisi oleh kutikula
  3. Dinding tubuh mempunyai otot melingkar dan otot memanjang
  4. Pada setiap segmen mempunyai alat gerak berupa bulu-bulu kaki atau rambut yang disebut seta
  5. Mempunyai alat ekskresi yang sebut nefridium
  6. Saluran pencernaan sudah sempurna
  7. Sistem saraf tangga tali
  8. Sistem peredaran darah tertutup
  9. Belum mempunyai alat respirasi khusus
  10. Umumnya bersifat hermaprodit
Klasifikasi :
  1. Oligochaeta (cacing berambut sedikit)
  2. Polychaeta (cacing berambut banyak)
  3. Hirudinea (golongan lintah dan pacet)

Oligochaeta
  • Pheretima posthuma :
    • Cacing tanah yang terdapat di daratan Asia.
    • Hidup di darat
    • Tubuh bulat panjang, beruas-ruas, mempunyai sedikit rambut, tidak mempunyai parapodium (kaki)
    • Ujung anterior lebih tumpul karena mempunyai prostomium
    • Sistem pencernaan sudah sempurna terdiri dari mulut, faring, kerongkongan, tembolok, gizzard, usus, dan anus. Makanan berupa sisa-sisa tumbuhan
    • Sistem saraf berupa saraf tangga tali
    • Respirasi secara difusi melalui permukaan tubuh
    • Sistem peredaran darah tertutup dengan alat peredaran darah yang terdiri dari jantung yang berupa lima pasang lengkung aorta, serta pembuluh darah dorsal dan ventral. Hemaglobin larut dalam plasma darah.
    • Sistem ekskresi dengan sepasang nefridia yang terdapat disetiap segmen kecuali pada tiga segmen pertama. Setiap nefridium terdiri dari : nefrostom, saluran eksresi, dan nefridiofor
    • Sistem reproduksi : pada segmen tertentu terdapat klitelum (sadel) yang fungsinya untuk menghasilkan bahan berlendir untuk membuat selubung pelindung telur (kokon), bersifat hermaprodit, melakukan kawin silang
  • Lumbricus terrestis : cacing tanah yang terdapat di Amerika dan Eropa
  • Moniligaster houtenii : cacing tanah di Sumatera
  • Tubifex : cacing merah air tawar yang dapat dipakai sebagai indikator adanya pencemaran air dan untuk makanan ikan dan burung

Polichaeta
  • Hidup di laut
  • Mempunyai kepala yang terdiri dari prostomium dan peristomium. Pada prostomium terdapat sepasang tentakel pendek, bintik mata, dan palpus. Pada peristomium terdapat empat pasang tentakel panjang sebagai organ sensoris.
  • Pada tiap-tiap segmen terdapat sepasang parapodia yang dilengkapi dengan rambut yang banyak
  • Tidak mempunyai klitelium, alat kelamin terpisah, fertilisasi eksternal
  • Mempunyai larva bersilia yang disebut tokofor
  • Contoh : cacing palolo, cacing wawo, Nereis virens, Arenicola
Hirudinea
  • Merupakan cacing pengisap darah
  • Tidak mempunyai parapodia dan seta
  • Mempunyai pengisap pada ujung anterior dan posterior
  • Bersifat hermaprodit melakukan kawin silang, klitelum dijumpai pada masa kawin
  • Contoh : 
    • lintah (Hirodo medicinalis) : hidup di air tawar, menghasilkan zat antikoagulan nirudin
    • pacet (Haemadipsa zeylanice) : hidup di darat menempel pada daun di dalam hutan tropis

Peranan Annelida pada kehidupan manusia :
  • cacing tanah dapat digunakan sebagai makanan ikan, ayam, dan burung
  • cacing tanah dapat membantu menggemburkan dan menyuburkan tanah
  • cacing palolo dan cacing wawo dapat dijadikan sebagai sumber protein
  • hirudo medicinalis menghasilkan hirudin yang dapat digunakan sebagai zat anti koagulan dalam ilmu pengobatan modern

Lanjut Baca »

21 Maret 2012

Korea Drama terbaru Maret 2012




Yuuhuuu~~~!

Setelah penayangan dari drama "The Moon That Embraces The Sun" sudah berakhir. Kini akan ada dua drama baru yang akan tayang. (sebenarnya ada satu lagi yaitu , tapi yang dua dulu aja deh!) Drama tersebut akan tayang di SBS dan MBC. Drama yang dimaksudkan sebenarnya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menggunakan latar waktu di kerajaan Korea jaman dahulu.

Apa sih dramanya? Pasti sudah ada yang tahu nih.
"The King Two Hearts"! (MBC) sebuah drama cinta dari aktris Ha Ji Won yang pernah memainkan drama Secret Garden pada tahun 2010, dan juga aktor Lee Seung Gi yang pernah memainkan drama My Girlfriend is a Gumiho. Drama yang satu ini adalah tentang seorang pewaris kerajaan yang tidak tertarik pada urusan politik. Ia kemudian jatuh cinta pada seorang gadis yang bekerja sebagai agen rahasia Korea Utara.
Trailer : http://youtu.be/Mm3m5B-axaw

Dan Drama yang kedua adalah "RoofTop Prince" (SBS). Dimainakna oleh personil JYJ, Park Yoo Chun (a.k.a Micky Park) yang juga pernah memainkan drama dengan latar kerajaan di Sungkyunkwan Scandal dan Han Ji Min, aktris dari Pink Lipstick. Rooftop Prince berceritakan tentang seorang raja yang terjebak di masa modern karena keinginannya menyelidiki kematian istrinya. Di masa modern tersebut, sang raja dibantu dengan ajudannya harus beradaptasi dengan lingkungan barunya. Dia pun bertemu dengan orang masa depan yang mirip dengan mendiang istrinya

Keduanya sama-sama tayang pada hari yang sama lho! Dan tayangan perdananya adalah pada tanggal 21 Maret 2012. Dan akan berakhir pada 24 May 2012 dengan total 20 episode.

Siapa yah yang mendapat penonton paling banyak? The King 2Hearts kah atau Rooftop Prince?
Lanjut Baca »

20 Maret 2012

Running Man : Korean Variety Shows

Annyonghaseo~

Seperti judul tulisan diatas, topik kali ini Running Man! Sudah pernah dengar? Running Man sudah menjadi salah satu bahan pembicaraan hangat di sekolah saya. (hehe)

Berikut sedikit sejarah singkatnya.
Running Man tayang untuk pertama kalinya dilayar kaca televisi negeri ginseng alias Korea melalui SBS pada tanggal . Dengan YooJaeSuk sebagai MC yang ikut serta dalam permainannya. Dan pemain pertama mereka adalah KimJongKook, Kang Gary, Haha, Song Jong Ki, LeeGwangSoo, LeeHyoRi, JiSukJin, dan Hwang Jung Eum.
Pada episode perdana mereka, banyak permainan yang mereka mainkan di SuperMarket.

Nah, sekarang Running Man sudah mencapai episode 85 dan akan bertambah seterusnya. Dan program ini telah memiliki pemain tetap yakni YooJaeSuk (MC), Song Ji Hyo, LeeGwangSoo, KimJongKook, Haha, Kang Gary, dan JiSukJin. Sejauh ini, Running Man sudah mengundang berbagai artis papan atas sampai bawah (?) dalam acaranya itu. Mulai dari 2PM, Lee HyoRi, BigBang, C.N. Blue (Jung Yong Hwa), dan juga beberap komedian dan selebriti senior lainnya. Tempat-tempat yang menjadi sasaran Running Man biasanya merupakan tempat yang akan membuat kita semua terpana, seperti pada episode yang ke 18, Running Man memilih sebuah kapar layar yang luar biasa besar.

Adegan lucu nan kocak tak pernah lepas di tiap-tiap episode. Bahkan, penulis yang sudah pernah melihat sampai episode 19 saat ini, selalu tertawa melihat aksi mereka. Saya bahkan ingin ikut bermain! Tapi, mungkin bagi sebagian orang, Running Man akan terlihat biasa, selera orang pastilah berbeda.

Ingin mencoba menonton Running Man? Cobalah mengunduh (download) berbagai episodenya di www.isubs-squad.com. Kamu harus mendaftar terlebih dahulu untuk bisa membuka link downloadnya. Mudah, kok! Kualitas gambar yang diberikan juga sangat bagus! Lebih bagus daripada siaran Youtube, tetapi tentu saja, kualitas yang bagus juga membuat ukuran file-nya besar. Sekitar 1GB per episode.

Gamsahamnida~
Lanjut Baca »

18 Maret 2012

Perilaku Menyimpang



KONFORMITAS
adalah bentuk interaksi yang didalamnya seseorang berperilaku sesuai yang diharapkan kelompok/ masyarakat dimana ia tinggal. Dengan kata lain, konformitas proses penyesuaian diri dengan masyarakat dengan cara menaati norma dan nilai-nlai dalam masyarakat sehingga melahirkan kepatuhan.

PERILAKU MENYIMPANG
Suatu perilaku menyimpang (deviance) terjadi apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat.
Menurut Kornblum : penyimpangan tidak saja ditemui pada individu / masyarakat (penyimpangan dan penyimpang) tapi dapat juga pada industri (deviant institution)

Menurut Robert M.Z. Lawang : perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial.

Sumber perilaku menyimpang menurut para ahlinya:
  • Edward H. Sutherland : mengemukakan sebuah teori yang dinamakannya differential association. Penyimpangan berasal dari pergaulan yang berbeda, penyimpangan melalui proses alih budaya atau proses belajar.
  • Edwin M. Lemert : penyimpangan terjadi karena proses labelling (pemberian cap,etika,merek) yang diberikan masyarakat kepadanya. Menurut Lemert perilaku menyimpang dapat dibagi :
    • Penyimpangan primer (primariry deviation) : yaitu perbuatan menyimpang yang dilakukan seseorang namun masih dapat diterima sosial. Ciri : sifatnya sementara, tidak berutang.
    • Penyimpangan sekunder (secondary deviation) : yaitu perbuatan yang dilakukan seseorang secara umum dikenal sebagai perilaku/ perbuatan yang menyimpang.
  • Menurut Emile Durkheim : orang yang berwatak jahat akan selalu ada dan kejahatan pun akan selalu ada. Bahkan kejahatan itu perlu bagi masyarakat karena dengan adanya kejahatan maka molaritas dan hukum dapat berkembang secara normal.
  • Menurut Karl Marx : perilaku menyimpang merupakan perilaku yang didefinisikan / dibentuk oleh pihak yang berkuasa untuk melindungi kepentingan sendiri.
  • Menurut David Berry : penyimpangan bukan hanya karena kegagalan individu menyesuaikan diri dengan nilai dan norma tetapi juga karena individu tersebut memilih standar dan norma bagi dirinya sendiri yang berbeda dengan standar nilai orang lain. Misalnya : berpenampilan esentrik, punk, dll.
  • Robert K. Merton : perilaku menyimpang bersumber dari struktur sosial. Struktur sosial menghasilkan pelanggaran terhadap aturan sosial dan menekan orang tertentu kearah perilaku non-konform. Ada lima tipe cara adaptasi individu terhadap sistuasi tertentu yaitu :
    • Cara  adaptasi konformitas : perilaku seseorang mengikuti cara dan tujuan yang telah ditetapkan oleh masyarakat. Contoh : siswa kuliah untuk mendapatkan gelar kesarjanaan.
    • Cara adaptasi inovasi : perilaku seseorang yang mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat, namun ia memakai cara yang dilarang oleh masyarakat. Contoh : untuk mendapatkan nilai ujian yang bagus, siswa berusahan menyontek.
    • Cara adaptasi ritual : perilaku seseorang telah meninggalkan tujuan budaya, tetapi tetap berpegang pada cara yang ditetapkan  masyarakat. Contoh : karyawan yang tidak ingin naik jabatan karena takut gagal.
    • Cara adaptasi retreatisme : yaitu perilaku seseorang tidak mengikuti tujuan dan cara yang dikehendaki. Contoh : orang yang mengalami gangguan jiwa, gelandangan, pemabuk, dan pecandu obat bius. Orang tersebut ada didalam masyarakat, tetapi tidak menjadi bagian masyarakat.
    • Cara adaptasi pemberontakan : seseorang tidak lagi mengakui struktur sosial yang ada dan berupaya menciptakan struktur sosial yang baru. Contoh : demokrasi tahun 1998 untuk menurunkan kekuasaan Presiden Soeharto dan rezim orde baru.

HUBUNGAN PERILAKU MENYIMPANG DENGAN SOSIALISASI YANG TIDAK SEMPURNA

Perilaku menyimpang dapat terjadi karena :
  • Hasil sosialisasi yang tidak sempurna : jika seorang anak tidak mendapat sosialisasi yang sempurna di lingkungannya (misalnya orang tua broken home) maka jiwa dan kepribadian anak akan terganggu. Si anak tidak dapat hidup wajar dalam masyarakat.
  • Hasil sosialisasi sub kebudayaan menyimpang : misalnya di daerah kumuh, di lokasi pelacuran, dan di lingkunan perjudian, etika kurang diperhatikan, sering mengeluarkan kata-kata kasar, buang sampah sembarangan, dan membunyikan radio keras-keras.
SIFAT-SIFAT PERILAKU MENYIMPANG
  1. Penyimpanngan yang bersifat positif yaitu pneyimpangan yang berdampak positif terhadap sistem sosial karena mengandung unsur inovatif, kreatif, dan memperkaya alternatif. Penyimpangan ini tidak merugikan orang lain. Contoh : wanita yang menjadi supir taksi, pria tukang salon, wanita buruh bangunan.
  2. Penyimpangan yang bersifat negatif yaitu perilaku yang berdampak negatif karena berakibat buruk bagi orang lain / masyarakat dan dipandang rendah. Contoh : pembunuh, pemerkosa, koruptor, dll.
MACAM-MACAM PERILAKU MENYIMPANG
  1. Penyimpangan seksual yaitu perilaku seksual yang tidak wajar, seperti :
    • Sodomi : hubungan seksual melalui anus
    • Pedophilia : memuaskan seksual dengan anak kecil
    • Transvertitisme : memuaskan seksual dengan cara mengenakan pakaian lawan jenisnya
    • Sadisme : memuaskan seksual dengan menyakiti lawan jenisnya
    • Homoseks : hubungan seksual antara sesama pria
    • Lesbianisme : hubungang seksula antara sesama wanita
    • Kumpul Kebo : hidup seperti suami istri tanpa menikah
    • Perzinahan : hubungan seksual diluar nikah
    • Necrophilia : Hubungan seksual dilakukan dengan mayat
    • Bestialitas : memuaskan seksual dengan binatang
    • Exhibioni : memuaskan seksusal dengan memamerkan kemaluan
  2. Tindakan kejahatan / kriminal yaitu tindakan yang bertentangan dengan norma hukum, norma sosial, dan norma agama yang berlaku di masyarakat. Seperti : pembunuhan, pencurian, perampokan, penganiayaan. Menurut Light Keller dan Calhoun ada 4 tipe kejahatan, yaitu :
    • Kejahatan tanpa korban : kejahatan yang tidak mengakibatkan penderitaan pada korban akibat tindak pidana. Contoh : berjudi, penyalahgunaan narkoba, mabuk, hubungan seks yang tidak sah yang dilakukan secara sukarela oleh orang dewasa.
    • Kejahatan terorganisir (organized crime) : komplotan kejahatan secara berkesinambungan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang / kekuasaan dengan jalan menghindari hukum. Contoh : komplotan korupsi, perjudian gelap, penadah barang curian, rentenir, penjualan bayi keluar negeri, dan jaringan narkoba internasional.
    • Kejahatan kerah putih (white collar crime) : kejahatan yang mengacu pada kejahatan yang dilakukan orang terpandang / status sosial tinggi dalam rangka pekerjaannya. Contoh : penghindar pajak, penggelapan uang perusahaan, korupsi. 
    • Kejahatan korparat (corporate crime) : kejahatan yang dilakukan atas nama organisasi dengan tujuan menaikkan keuntungan dan menkan kerugian. Contoh : perusahaan membuang air limbah industri secara sembanrangan.
  3. Pemakaian dan pengedaran obat terlarang. Menurut Dr. Graham Baliane ada beberapa faktor yang menyebabkan orang terjerumus ke narkoba, yaitu :
    • ingin membuktikan keberanian dalam melakukan tindakan berbahaya
    • ingin menunjukkan tindakan menentang orang tua otoriter
    • ingin melepaskan diri dari kesepian dan memperoleh pengalaman emosional
    • ingin mencari arti hidup yang semu
    • ingin mengisi kekosongan dan kebosanan
    • ingin menghilangkan kegelisahan
    • solidaritas di antara lawan
    • rasa ingin tahu dan iseng
  4. Perilaku menyimpang gaya hidup. Sikap arogansi antara lain kesombongan terhadap sesuastu yang dimilikinya, seperti : kekayaan, kekuasaan, dan kepandaian. Dan juga sikap ekstrensik yaitu perbuatan yang menyimpang dan biasanya dianggap aneh, seperti : lelaki memakai anting, atau benda wanita, seniman berambut panjang, dll.
Lanjut Baca »

Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian

Sosialisasi adalah proses belajar seorang anak untuk menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.
Proses sosialisasi berlangsung seumur hidup dalam diri manusia. Adapun yang dipelajari adalah peran,nilai, dan norma sosial.

Tujuan sosialisasi :
  • Membekali seseorang dengan keterampilan tertentu
  • Mengembangkan kemampuan komunikasi secara efektif
  • Mengendalikan fungsi-fungsi organik dan latihan  mawas diri yang tepat
  • Membiasakan diri berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat

Teori sosialisasi :
 
Charles Horton Cooley, dalam teorinya “Looking Self-Glass” bahwa diri seseorang memantulkan apa yang dirasakan sebagai tanggapan masyarakat terhadapnya.
Menurut beliau, ada tiga tahap pembentukan kepribadian seseorang yaitu:
  1. Seseorang membayangkan bagaimana perilaku / tindakannya tampak bagi orang lain.
  2. Seseorang membayangkan bagaimana orang lain menilai perilaku / tindakan tersebut.
  3. Seseorang membangun konsepsi tentang dirinya berdasarkan asumsi penilaian orang lain dan dirinya tersebut.
Menurut George Herbert Mead, ada tiga tahap perkembangan manusia :
  1. Tahap play stage : Tahap dimana seorang anak kecil mengambil peran orang-orang yang ada disekitarnya.
  2. Tahap game stage : Suatu tahap seorang anak tidak hanya mengetahui tentang peran yang harus dijalankannya tetapi telah mengetahui peran yang dijalankan orang lain dengan siapa ia berinteraksi
  3. Tahap generalized others : Suatu tahap dimana seorang anak telah mampu mengambil peran-peran orang lain yang lebih luas dan telah ditemukan identitas dirinya

Ada dua bentuk sosialisasi yaitu :
  1. Sosialisasi primer : sosialisasi awal atau pertama kali yang diperoleh dari lingkungan keluarganya (orang tua atau saudaranya)
  2. Sosialisasi sekunder : sosialisasi lanjutan yang diperoleh seseorang dari luar lingkungan keluarga, seperti sekolah, kelompok bermain, pekerjaan, dan media massa.

Faktor pembentuk kepribadian :
  1. Warisan biologis (keturunan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IQ tingkat kecerdasaan anak lebih mirip dengan IQ orang tua kandungnya dibandingkan orangtua angkatnya. Hal ini berhubungan dengan faktor keturunan. Warisan biologis juga berhubungan dengan orang tuanya, seperti golongan darah, jenis penyakit ternetu, alergi, jantung koroner, asma, dsb.
  2. Lingkungan fisik (geografis). Orang yang hidup didaerah pegunungan yang mengembangkan pertanian akan berbeda kperibadiannya dengan orang yang hidup di tepi pantai sebagai nelayan. Demikian pula orang yang hidup di daerah panas dan miskin cenderung berbeda kepribadiannya dengan orang yang tinggal didaerah subur dan kaya.
  3. Kebudayaan. Setiap kebudayaan menyediakan seprangkat norma yang berbeda dari masyarakat yang satu ke masyarakat yang lainnya dan mempengaruhi kepribadian anggotanya. Misalnya : suku suni di meksiko, terdapat norma adat yang mengharuskan setiap anggotanya memiliki rasa malu dan mengendalikan diri.
  4. Pengalaman kelompok. Masyarakat majemuk memiliki kelompok-kelompok dengan budaya dan standar / ukuran moral yang berbeda-beda. Standar / ukuran tersebut digunakan untuk menentukan mana kepribadian yang baik dan mana yang tidak baik.
  5. Pengalaman unik. Misalnya : dua orang gadis cantik dalam keluarga dapat memiliki kepribadian yang berbeda, satu lebih percaya diri dan tenang dalam berpenampilan dan satu lagi kurang percaya diri dan berpenampilan biasa-biasa saja.


Sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian
Kepribadian adalah ciri-ciri dan sifat khas yang mewakili sikap/ tabiat seseorang yang mencakup pola-pola pemikiran serta perasaan, konsep diri, perangai, mentalitas, yang umumnya sejalan dengan kebiasaan umum.
Kepribadian sebagai hasili proses sosialisasi dapat dibedakan atas tipe :
  1. Sanguinis : orang yang populer, suka bertutur kata, banyak bicara, dan dapat menjadi pusat perhatian dari orang-orang disekitarnya. Kelemahan : sifatnya yang moody bergantung pada suasana hati, kadang-kadang cepat gembira, namun tiba-tiba menangis atau sebaliknya.
  2. Melankolis : orang melankolis selalu menuntut kesempurnaan, menyukai hal detail, dan membutuhkan ketelitian. Kelemahan : kadang-kadang suka menunda pekerjaan sampai terciptanya suasana yang sempurna.
  3. Koleris : orang yang memiliki jiwa kepemimpinan, punya wibawa, kharisma, dan kemauan yang kuat, serta gemar mengatur. Kelemahan : cenderung sulit menerima masukan dari orang lain.
  4. Phlegmatis : orang yang cinta perdamaian. Ia selalu mengalah dan tidak mau terlibat dalam perdebatan. Kelemahan : karena terlihat lemah, kadang-kadang dipermainkan oleh orang lain.

Agen-agen / media sosiaslisasi :
  • Keluarga : pada awal kehidupan seseorang, agen sosialisasi adalah orang tua, dan saudara kandung. Peran orangtua sangat penting dalam sosialisasi dan pembentukan kepribadian anak.
  • Kelompok sebaya/teman sepermainan : anak mulai mempelajari berbagai aturan tentang peranan orang-orang yang kedudukannya sederajat, dengan bermain ia mulai mengenal nilai keadilan, toleransi, dan solidaritas.
  • Sekolah : disekolah seorang anak harus belajar mandiri. Peranan yang paling menonjol adalah peranan yang diraih dengan menunjukkan prestasi. Di sekolah setiap siswa mendapat perlakuan yang sama ( universalisme). Kegiatan siswa dan penilaian terhadap kelakuan spesifik. Jika anak melakukan kesalahan pada jam pelajaran matematika sama sekali tidak mempengaruhi nilainya terhadap pelajaran sosiologi.
  • Media massa : penayangan film-film keras dan brutal melalui televisi dapat menimbulkan perilaku yang keras. Selain itu dapat pula mempengaruhi sikap dan perilaku agresif pada anak-anak. Iklan yang ditayangkan melalui televisi pun mempunyai potensi untuk memicu perubahan pada konsumsi/ gaya hidup masyarakat.

Ada dua tipe sosialisasi yaitu :
  1. Sosialisasi formal : adalah sosialisasi yang terjadi melalui lembaga-lembaga yang berwenang dalam negara, seperti : lembaga pendidikan sekolah dan pendidikan militer
  2. Sosialisasi informal : sosialisasi yang terjadi di dalam masyarakat, seperti : dari sahabat, hubungan pergaulan yang bersifat kekeluargaan, pengalaman-pengalaman dari anggota organisasi, dsb.
Ada dua pola sosialisasi yaitu :
  1. Sosialisasi represif, yaitu : sosialisasi yang menekankan pada penggunaan hukum terhadap kesalahan. Ciri-ciri :
    • Penekanan pada kepatuhan anak terhadap orang tua
    • Komunikasi bersifat satu arah
    • Non verbal dan berisi peraturan
    • Penekanan sosialisasi terletak pada orangtua dan keinginan orang tua
  2. Sosialisasi partisipatoris, yaitu : Sosialisasi yang menekankan pada imbalan ketika anak perperilaku baik. Selain itu, hukuman dan imbalan bersifat simbolik. Dalam proses ini anak diberi kebebasan. Yang menjadi pusat sosialisasi adalah anak.
Lanjut Baca »

Status dan Peranan Sosial


 Status sosial
Status : posisi, kedudukan
Status sosial artinya posisi atau kedudukan seseorang bila dihubungkan dengan orang lain.
Misalnya : Pak Andi memiliki status sebagai seorang suami, bapak, karyawan dan ketua RT.

Statu sosial dapat dibedakan menjadi:

  • Ascribed status yaitu status sosial yang diperoleh seseorang melalui kelahiran/warisan/keturunan. Contoh: pangeran William mendapat stats pangeran karena putra pangeran Charles.
  • Achieved Status yaitu status yang diperoleh seseorang karena hasil usahanya atau perjuangan. Contoh: SBY menjadi seorang presiden.
  • Assigned Status yaitu status seseorang yang diperoleh melalui penghormatan atau penghargaan atau jasa yang diperoleh. Contoh: pahlawan revolusi.
  • Status aktif yaitu status sosial seseorang yang sesuai dengan keadaan saat ini. Contoh: status Brenda sebagai pelajar ketika berada disekolah.
  • Status pasif/laten yaitu status sosial yang tidak sesuai dengan keadaan saat ini. Contoh: status Brenda sebagai anak ketika berada disekolah.
  • Simbol status yaitu perlambang, atau ciri-ciri yang tampak dari luar menunjukkan status tertentu. Contoh: seragam merah putih bagi siswa SD.
  • Konflik status yaitu konflik batin yang dialami seseorang akibat status gandanya. Contoh: seorang wanita karir yang harus mengurus anaknya yang sedang sakit.

Peranan sosial

Peranan(role) yaitu perbuatan, perilaku yang ditampilkan. Peranan sosial adalah perbuatan; perilaku yang ditampilkan seseorang sehubungan dengan statusnya.
Peranan sosial dapat berupa:
  • Kesesuaian peranan yaitu bila perilaku yang ditampilkan sesuai dengan harapan masyarakat sehubungan dengan status sosial. Contoh: seorang polisi yang menjaga keamanan.
  • Kegagalan peranan yaitu apabila perilaku yang ditampilkan bertentangan dengan harapan masyarakat sehubungan dengan status sosialnya. Contoh: Kang Hae Na yang malas-malasan, dan tidak peduli dengan perusahaannya.
  • Kesenjangan peranan yaitu apabila perilaku yang ditampilkan tidak sesuai dengan keahlian. Contoh: dokter hewan yang mengoperasi manusia.
  • Konflik peranan yaitu apabila perilaku yang ditampilkan bertentangan dengan harapan masyarakat sehubungan dengan statusnya. Contoh: seorang polisi yang harus menangkap istrinya yang bermain judi.

Peranan sosial sebagai wujud interaksi sosial

Proses sosial yang asosiatif yaitu proses yang mengarah pada persatuan. Bentuk-bentuk proses sosial yang asosiatif, antara lain:
  1. Kerja sama: merupakan suatu usaha bersama antara orang perorangan atau beberapa dengan tujuan bersama. Kerja sama dapat dibagi atas:
    • Bargaining merupakan pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa-jasa antara dua organiasi atau lebih.
    • Co-optation merupakan suatu proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi.
    • Coalition merupakan kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan-tujuan yang sama.
    • Joint Venture merupakan kerjasama antara dua perusahaan atau lebih mengenai suatu proyek.
  2. Akomodasi : yaitu untuk menunjukkan pada suatu keadaan proses kerjasama. Tujuan akomodasi:
    • Mengurangi pertentangan akibat perbedaan paham
    • Menghasilkan sintesis untuk menghasilkan pola yang lain
    • Mencegah meledaknya suatu pertentangan
    • Memungkinkan terjadinya kerjasama
    • Untuk mengusahakan peleburan di masyarakat
Bentuk-bentuk akomodasi:
  • Koersi yaitu bentuk akomodasi yang prosesnya melalui paksaan secara fisik maupun psikologis.
  • Kompromi yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang terlibat saling mengurangi tuntunannya agar tercapai suatu penyelesaian.
  • Arbitrasi yaitu cara untuk mencapai sebuah kompromi melalui pihak ketiga, sebab pihak-pihak yang bertikai tidak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Pihak ketiga dipilih oleh kedua belah pihak atau oleh badan berwenang. Contoh: masalah antara karyawan dan perusahaan tentang gaji diatasi dengan meminta bantuan pemerintah yang kemudian menetapkah upah minimum.
  • Mediasi yaitu cara untuk mencapai sebuah kompromi melalui pihak ketiga sebagai penasihat yang mengusahakan jalan damai, tapi tidak memiliki wewenang dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah.
  • Konsiliasi yaitu cara untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak yang bertikai untuk mencapai suatu kesepakatan. Contoh: mempertemukan wakil buruh, perusahaan, dan jamsostek untuk saling mengungkapkan keinginan dan mencapai kesepakatan.
  • Toleransi yaitu bentuk akomodasi yang terjadinya tanpa persetujuan yang sifatnya formal. Timbul secara tidak sadar dan spontan akibat reaksi alamiah individu atau kelompok yang ingin menghindari perselisihan. Contoh: pada bulan puasa, umat yang tidak berpuasa tidak makan sembarangan.
  • Stalemate yaitu pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang seimbang hingga pada akhirnya pertikaian tersebut berhenti pada titik tertentu. Contoh: ketegangan korea Utara dan korea Selata dibidang senjata nuklir.
  • Ajudikasi yaitu cara menyelesaikan masalah melalui pengadilan.
  • Segregas yaitu masing-msaing pihak memisahkan diri dan saling menghindar dalam rangka mengurangi ketegangan.
  • Eliminasi yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat dalam konflik karena mengalah.
  • Subjugasi atau dominasi yaitu pihak yang mempunyai kekuatan besar untuk meminta pihak lain menaatinya.
  • Keputusan mayoritas yaitu keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak dalam voting.
  • Minority consent yaitu golongan minoritas yang tidak merasa dikalahkan tetapi dapat melakukan kegiatan bersama.
  • Konversi yaitu penyelesaian konflik dimana salah satu pihak bersedia mengalah dan mau menerima pendirian pihak lain.
  • Gencatan senjata yaitu penangguhan permusuhan dalam jangka waktu tertentu.


Lanjut Baca »